Langsung ke konten utama

Giliran mu sudah. Giliranku???

Membuka kembali album lama bersama ibu. Ah, ini adalah hal yang jarang sekali dilakukan. Entah kapan terakhir kali kami melakukan ini, sebelum dua hari yang lalu yang pasti.

"Nih, kosong nih. Isi foto apa ya?" tanya Mama


"Apaan ya?"


"Kalau Mama nggak salah, di laci kamar kamu ada foto pas kamu masih kecil, deh."


"Ah, iya. Bentar, Lina ambil dulu."


Aku pun masuk ke kamar. Membongkar-bongkar laci untuk mengambil sebuah map hijau yang berisi foto-foto masa kecilku.


Ku buka laci pertama, ku keluarkan semua isinya, hasilnya nihil. Aku tidak menemukan benda yang aku cari.


Ku buka laci kedua, ku keluarkan semua isinya, "asyik! Ketemu!" ujarku dalam hati.


"Nih, Ma fotonya," ucapku sambil menyerahkan map hijau tersebut.


Mama pun membuka map tersebut. Ah, di sana ada foto saat aku menjadi "pagar ayu" di acara pernikahan salah seorang saudaraku. Jadi inget orang-orang selalu memuji foto itu dengan pujian, "Mirip Kartini, deh. Coba ikut lomba mirip Kartini. Pasti menang,". Rasanya terbang ke langit, melewati atmosfer bumi, kemudian melewati bulan, melewati jutaan bintang, hingga sampai ke langit ke tujuh! Hehehe.


Jemari mama sudah memegang sebuah foto lama, yang sudah agak rusak, warna sudah pudar, dan ada beberapa bagian yang terkena jamur. Ya, itu adalah foto saat aku masih TK. Di dalam foto itu terlihat aku berfoto bersama teman-teman sekelas. Para lelaki duduk di depan dan di bawah. Sementara itu, para wanita berdiri di belakang laki-laki. 


"Ini Lina kan, Ma?"


"Iya, ini kamu."


"Tuh kan, pas kecil lina manis banget. Imut lagi. Pantesan pas Lina masih kecil banyak yang naksir."


"Iya, pas gedenya, jadi amit-amit. Sampe nggak laku-laku."


"Mah..." ucapku dengan wajah datar.



"Nih, yang namanya Cindy," ujar Mama sambil menunjuk seorang anak perempuan, bertubuh tinggi, besar. Lebih tinggi dan lebih besar dibandingkan aku. Berkulit putih. Berambut pendek seperti laki-laki dah ikal, "inget nggak?" sambung Mama.


"Nggak."


"Ini yang udah meninggal. Yang sebelum meninggal pernah ke sini tapi kamu lagi nggak ada di rumah."


Nyesssss!!!!! Tiba-tiba terasa seperti hujan lokal. Hujan yang deres. (Inget ya, hujan. Bukan karena aku disiram sama Mama. -_- )


Pikiranku kembali mengenang saat Mama memberitahuku tentang kedatangan Cindy yang tiba-tiba ke rumah. (Bukan saat TK, saat bermain dengan Cindy. Aku udah lupa. Bener-bener lupa.)


Saat itu, aku masih SMP. Baru pulang sekolah.


"Tadi temen kamu ke sini."


"Temen Lina? Siapa?"


"Cindy. Temen TK kamu."


"Cindy yang mana ya?"


"Ah, kamu mah. Masih muda udah pikun. Itu Cindy yang rumahnya di sana." ucap Mama sambil menunjuk arah selatan.


"Lina lupa yang mana orangnya. Iya deh. Anggap aja Lina inget. Ngapain dia ke sini?"


"Ya, mau maen lah. Orangnya sekarang jadi cantik deh. Kulitnya tetep putih, badannya agak berisi. Rambutnya panjang, item. Pokoknya cantik, deh. Kamu mah kalah banget."


"Kenapa ujung-ujungnya nyindir Lina sih, Mah?"


"Hahahahaha," Mama tertawa, "Tadi dia ke sini nanyain kamu. Terus Mama jawab aja kamunya masih sekolah."


"Lah, kok dia inget sama Lina. Lina aja nggak inget dia."


"Dikira dia pelupa kayak kamu kali ya."


"Hehehehehe."


"Mungkin dia besok bakal ke sini lagi."


"Iya, deh. Lina mau ketemu, ah. Biar Lina inget orangnya." ucapku sambil berjalan ke kamar.


Yups! Sepertinya aku tidak akan pernah bertemu dia lagi di dunia. Karena beberapa hari setelah itu, aku mendapat kabar bahwa dia sudah pergi. Pergi lebih dahulu menghadap Sang Pencipta. "Dia maen ke rumah, mau ijin sama Lina kali, ya?" pikirku. "Maaf ya, kita belom sempet main bareng lagi." ucapku dalam hati.


Aku pun tersadar. Di tanganku tergenggam foto tersebut. Ku perhatikan wajah almarhumah Cindy. Wajahnya bening dan bercahaya. Walaupun tanpa senyum dia tetep terlihat manis.

"Semoga kamu baik-baik aja. Aku kirimkan doa ya. Oia, Jangan sedih, nanti kita bakal ketemu di surga, kok." :)


I had my wake up
Won't you wake up
I keep asking why
And I can't take it
It wasn't fake
It happened, you passed by

Now you are gone, now you are gone
There you go, there you go
Somewhere I can't bring you back
Now you are gone, now you are gone
There you go, there you go
Somewhere you're not coming back

(Avril Lavigne - Slipped Away) 





Komentar